musik bagian dari ekpresi

musik tidak lepas dari bentuk ekpresi dari dalam diri masing-masing isndividu. bermain musik dari individu satu dengan yang lainnya pasti berbeda, baik dalam ekpresi, pembawaan, artikulasi dan lainnya. tetapi dalam pembelajarannya kita sering dituntut untuk seperti suatu tokoh tertentu. misalnya jika ingin mempelajari karya dari Mozart kita sering dituntut untuk sama dengan karakter Mozart, seperti dari segi ekpresi, artikulasi, dan pembawaannya. Mozart sendiri sudah meninggal kurang lebih tiga ratus tahun yang lalu. sangat sulit untuk dapat menyamai karakternya dan terlihat hanya membuang-buang waktu. sebaiknya dalam pembelajaran musik, peserta didik harus diberi kebebasan untuk mengekpresikannya, tidak dituntut untuk menyerupai suatu tokoh tertentu, karena pada dasarnya musik itu dari hati. peserta didik diberi kebebasan untuk menerjemahkan maksud dari literatur musik tersebut, agar dapat menumbuhkan daya imajinasinya.

This entry was posted in blog, culture, study, Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s